Jumat, 25 Maret 2011

Finally, I found this way



Boleh kakak bantuin dek? Suara lembut itu memaksa kepalaku menorehkan wajah ke sang pemilik suara. Siapalah gerangan wanita cantik dan baik ini. Ia mengucapkan salam, menyalami, dan mencium pipi kanan dan kiriku. “Salam semut”, katanya setelah melihat gelagatku yang tak biasa melakukan hal itu. Nifa nama kakak itu.
Beliau sangat baik, membantuku dalam mengisi lembar demi lembar kertas untuk pendaftaran ulang salah satu perguruan tinggi negeri di Sumatera Barat. Jujur, kalau tidak ada kakak itu, mungkin aku akan berlama-lama di tempat yang gerah ini.
Setelah selesai, aku pun resmi menjadi mahasiswi fakultas kedokteran. Ayah yang sudah menunggu lama di luar gedung pendaftaran menghampiri aku dan kak Nifa. Sudah selesai mendaftarnya?, Tanya beliau. Sudah, yah.Aku pun memperkenalkan kak Nifa dengan ayah. Ayah sangat merespon ketika kakak itu menawarkan tempat tinggal untukku selama di perkuliahan ini dan akhirnya kami menuju sebuah rumah di belakang fakultas kedokteran, wisma saniya namanya.
Ayah tidak bisa berlama-lama di sini, besok beliau sudah harus ke luar negeri untuk melanjutkan pekerjaannya. Selidik demi selidik, setelah survey beberapa tempat untuk aku tinggali, pilihan kami pun jatuh kepada wisma saniya.
Di wisma itu, aku bertemu dengan orang-orang seperti ibu. Jilbabnya lebar, ibadahnya lancar, semuanya mengingatkanku akan ibu. Aku senang, karena aku dikelilingi orang-orang yang terjaga ibadahnya. Aku juga bahagia, berada di lingkungan yang mereka semua mau menerimaku walau aku tidak berjilbab lebar seperti mereka.
~
Pagi ini aku siap berangkat menuju kampus impian. Di sana aku berkenalan dengan banyak sekali teman. Aku pun langsung mendapat 2 sahabat dekat. Fira dan dira namanya. Mereka cantik, baik, dan pintar. Aku senang berada di dekat mereka.
Awal-awal perkuliahan terasa indah dengan persahabatan kami bertiga. Aku juga bergabung dalam komunitas anak Jakarta. Dan tak jarang event-event yang mereka angkatkan aku ikuti. Aku kalap.
Setengah tahun sudah aku jalani perkuliahan ini. Semua berubah, tidak seperti di awal. Mungkin lebih tepat, akulah yang berubah.
Entah mengapa, aku tentram berada di wismaku saat ini. Mungkin karena aku punya sahabat baru di kamarku. Puput namanya. Dia sama denganku. Jilbabnya tidak lebar seperti kakak-kakak di wisma. Bukan akhwat. Itulah istilah yang aku berikan kepada perempuan yang tidak berjilbab lebar.
Aku sangat menikmati ukhuwah dengan yang namanya akhwat. Lebih indah daripada persahabatanku dengan dua sahabatkuku itu. Teramat indah.
Aku dan puput mulai merombak diri. Kami selalu bersama dalam mengikuti berbagai dauroh. Aku tersadar. Alhamdulillah..
Lambat laun aku, fira, dan dira tidak sedekat dulu. Kami sibuk dengan kegiatan masing-masing. Aku sibuk dengan kegiatan dakwah, dira sibuk dengan kegiatan BEM-nya, dan fira pun tak kalah sibuk. Teman-temanku dari komunitas Jakarta pun sontak berubah dengan perubahanku. Aku sedih, aku merasa teman-temanku menjadi sedikit. Aku galau..
Namun kemudian aku tersadar, ini baru permulaan. Cobaan dan tantangan yang kuhadapi kedepan masih menanti dengan sabar.
~
Satu setengah tahun sudah aku berada di kampus ini. Aku semakin yakin bahwa jalan yang aku pilih ini tepat. Aku nyaman, sangat nyaman dengan keadaanku sekarang. Ya, jalan dakwah yang penuh cabaran.
“ukh, andai perjuangan ini mudah pasti ramai peminatnya, andai perjuangan ini menjanjikan kesenangan pasti ramai yang tertarik padanya. Jika terjatuh, bangkitlah segera. Jika terluka, ingatlah janji-Nya.”
Inilah tulisanku setelah membaca sms motivasi dari salah seorang ukhti. Ia mengingatkanku akan perjalanan panjang yang telah ku lalui, seperti cerita di atas. Semoga bermanfaat. -the end-

Minggu, 16 Januari 2011

Dilema


Lagi lagi aku tidak merasa puas akan jawaban yang diberikan.

Kenapa sih?
Kok gitu?
Seharusnya kan
gini!!

Ya, memang sudah kodratnya seorang manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang didapatkannya. Seperti aku. Masih berada di lingkaran pertanyaan yang senada dan seirama. Jawaban yang kunantikan tak kunjung tiba. Aku mulai tak kuasa dan menerima dengan lapang dada jawaban yang tidak membuatku tersenyum lega.

Begitulah pemikiranku selama ini sebelum memahami fiqh aulawiyyat/fiqh prioritas.

Oh iya, aku lupa menjelaskan apa pertanyaan yang selalu aku pertanyakan.

Begini sobat, kita semua sama-sama tahu bahwa keberadaan kita di kampus adalah amanah orang tua yang tidak bisa dipungkiri lagi, yaitu belajar dan menjadi mahasiswa berprestasi. Akan tetapi, kenyataan di lapangan membuat kita membagi fikiran untuk belajar, organisasi, dan dakwah.

Nah pertanyaan yang sudah berpuluh-puluh kali aku lontarkan adalah bagaimana ketika kita dihadapkan oleh dua pilihan, dakwah dan belajar. Pilih mana? Simplenya, ketika besok ujian, persiapan belum 100%, tiba-tiba ada agenda yang mengharuskan kita mengikutinya. So, what should we do?

Contoh lain, ketika jadwal yang sudah kita ancang-ancang untuk belajar tergantikan oleh agenda yang tiba-tiba dikabarkan. milih mana? Jujur, aku pusing tujuh keliling. Pusing memikirkan amanah ayah ibu untuk menjadi mahasiswa berprestasi di kampus. Ayah, seorang dokter dan juga dulunya aktivis dakwah kampus selalu mengingatiku agar mengurangi kegiatan-kegiatan selain belajar. Ibu pun begitu. Aku bingung, ayah dengan pengalamannya sebagai seorang aktivis dakwah, berkata seperti itu. “Fokus belajar kak.”

Aku teringat kata-kata akh ucup (Ridwansyah yusuf ahmad) yang mengatakan, “kalau mau ujian, stop dulu agenda dakwah,
toh kita mempersiapkan ini untuk kemajuan dakwah kedepannya..”

Baiklah, akh ucup sepaham denganku. Tetapi sobat, lain halnya dengan yang dikatakan salah seorang ustad. Beliau berkata, “yakinlah, bantuan Allah itu ada. Ketika kita menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kita. Kalau dihadapkan dengan dua pilihan itu, jangan pilih salah satu, tapi gabungkan. Jadi dakwah iya, belajar juga iya.”

Mari kita analisa..

Dari pernyataan akh ucup, Aku setuju sekali dengan kata-kata “untuk kemajuan dakwah kedepannya”. Akan tetapi, yang dikatakan ustad itu juga sangat benar.
Confuse? Ya. Aku juga sama.

#
yuk! sharing pendapat. ^^

Jumat, 05 November 2010

berbagi cerita tentang Muhibah

Welcome Malaysia...!

Kamis, 28 Okt 2010

Siang itu, bandara terlihat sepi. Tidak seperti biasa, ketika aku pulang ke Jakarta/Malaysia.

Setelah check in dan bayar airport tax, kami (aku, fitri, laura) langsung berjalan menuju imigrasi.
Tak disangka, orang imigrasi benar-benar minta dilempar. Dia menanyakan surat yang tidak penting.
Wajah teman-temanku sudah tidak enak dilihat, takut ga boleh ke malaysia katanya.
Aku sudah tau, orang imigrasi memang suka iseng dan menyebalkan. Jarum jam terus berjalan, kami belum juga lolos dari imigrasi yang bikin gregetan.

10 menit lagi pesawat take off dan jantung mulai berdegup kencang. Bayangkan kawan,
hanya karena surat tidak penting itu kami gak jadi ke malaysia? unreasonable.

alhasil, dengan naik dan turun banding kami lolos!!!

okay!
sesampainya kami di bandara LCCT Malaysia, bermasalah lagi di imigrasinya.
Tapi alhamdulillah kami lolos!!!

Ayah sudah menunggu, kami pun berangkat .menuju apartemen.




Jumat, 29 okt 2010

Tepat pukul 08.00 am kami tiba di penginapan para delegasi Muhibah.
Hotel Putra Muda, itu dia tempatnya. Letaknya persis di tengah kota KL (Kuala Lumpur) yang dinamakan Chowkit. Hotel ini juga dekat dengan monorail yang siap membawa penumpangnya keliling kota.

Setelah 2 jam menunggu di lobi, akhirnya kami bertemu dengan dua orang delegasi dari FK UNAND. Bang Aan dan Bang Luki.

Kami pun berkenalan dengan delegasi dari UMJ (kak mia, kak tiara, dan kak wilda), tak ketinggalan ibu-ibu akbid Fathonah (mbak fifi, bu ratna, dan bu tetin) dan juga dengan delegasi dari UIN (adi, midun, pradipta,ops) serta Pak Daryo. Oh iya, tak lupa Prof Salamun yang begitu baik dan menyenangkan.

Sekitar pukul 10.00 am, kami pun berangkat dengan van pesiar menuju Putra Jaya. Kami diturunkan di mesjid Putra Jaya yang katanya mesjid ini adalah mesjid yang sering digunakan perdana menteri Malaysia dalam melaksanakan ibadahnya. Perlu diketahui, Putra Jaya adalah suatu kawasan pemerintah Malaysia.

Setelah solat zuhur, kami berangkat menuju Cyber University College of Medical Sciences (CUCMS) untuk join seminar bersama mahasiswa di sana.

Alhamdulillah mereka sangat welcome dan ramah. Seminar pun dimulai. Presentasi pertama dari bang Aan tentang FULDFK. Dilanjutkan dengan presentasiku tentang UNAND. Setelah itu ada lagi presentasi dari dua mahasiswi CUCMS dan dari prof Salamun.

Pimpinan universitasnya, prof Hatta, sangat baik. Begitu juga dengan prof Ikram dan sejumlah besar mahasiswanya. Setelah foto bersama, kami pun diundang makan di kantin CUCMS. Sangat berbeda dengan kantin di fakultasku. Ga papa.. Qonaah. hehe



Waktu pun telah memisahkan kami
dengan teman-teman dari CUCMS. Entah mengapa sedih sekali rasanya berpisah dengan mereka. Ukhuwah never end lah. Hopefully we meet again guys. :(










Sabtu, 30 Okt 2010


Kunjungan ke Hospital Pakar Damansara

Rumah sakit ini merupakan RS swasta yang profesi pimpinannya bukan dokter. RS ini sering mendapat award karena manajemen rumah sakitnya bagus.

Para delegasi diberikan jamuan presentasi tentang manajemen RS oleh pimpinan rumah sakit KPJ Damansara dan setelah itu kami diundang makan siang dengan hidangan yang lezat tentunya. Selanjutnya kami diajak keliling RS untuk melihat fasilitas-fasilitas yang tersedia di sana.

SubahanAllah.. kamar pasien bak kamar hotel. Semua ruangan tertata rapi dan bersih. Terlihat eksklusif.












Okay..


Sorenya kami ke tempat penjualan souvenir, Batu Caves, butik coklat, dan KLCC.

Batu caves adalah kuil Hindu terpopuler yang terdapat di luar India yang merupakan bukit kapur dengan gua-gua dan kuil di dalamnya. Kuil ini dipersembahkan untuk dewa Murugan yang dihormati perannya sebagai dewa perang dan dewa pelindung daratan Tamil. 24 juta rupe dihabiskan untuk membuat patung ini dengan konstruksi yang terdiri atas 1550 m3 beton, 250 ton baja batangan dan 300 liter cat emas yang diimpor dari negara tetangga Thailand.

Menara Kembar Petronas, bangunan 88-tingkat yang juga dikenali sebagai KLCC (Kuala Lumpur City Centre) merupakan bangunan kembar tertinggi di dunia. Menara kebanggaan Kuala Lumpur yang terletak di tengah-tengah pusat kota ini terdapat kompleks pejabat, dewan convention, sebuah taman yang luas dan kompleks dagang modern.
Seni bangunan menara kembar ini didesain oleh arsitek Amerika yang berasal dari Argentina yaitu Cesar Pelli yang mendapat ilham bentuk dari corak geometrik yang sering digunakan di dalam seni bangunan Islam.

Setelah bebas jalan-jalan, para delegasi kembali ke penginapan.











Minggu, 31 Okt 2010

Kubuka mata pagi itu, dan taukah kawan,, kami kesiangan!!!

Ayah udah ngomel dan kasih taushiah pagi. Automatically yang kena aku. Ya gak mungkin dong ayah ngomel” ke teman”ku. Wajar sih ayah kesel, abis kita gak kasih tau mau berangkat jam berapa. So, ayah membiarkan kami hanyut dalam dunia mimpi. The point is effective communication!

Trip to Malacca

Para delegasi, tak ketinggalan prof salamun serta ibu” akbid dan pak daryo, kami naik Malacca river cruise dan monorail yang baru beroperasi di sana. Setelah itu kami berkunjung ke museumnya, selanjutnya kembali ke penginapan dan bersiap untuk dinner dengan presiden FIMA, prof. Musa.

Kami diundang makan malam di restoran nelayan*kalau tidak salah
Segala jenis sea food tersedia di sini. Para delegasi sangat menikmati hidangan makan malam ini. Gimana nggak? Restorannya kelas professor bo! Hehe
Tapi setelah makan malam ini, bibirku terserang alergi. Kurasa dari sea food itu. Sampai sekarang belum juga sembuh. Ampun deh. Kapok.



Senin, 1 nov 2010

Kunjungan ke hospital pusrawi yang konon katanya di sana tidak ada dokter. Isinya perawat semua. Dokternya on call.











Next..


Kunjungan ke Hospital Al-Islam

SubhanAllah.. kami bertemu dengan Dr. Ishak Mas’ud. Presentasi yang beliau berikan sangat menyentuh hati.

Isi presentasi itu menceritakan bagaimana beliau membangun rumah sakit yang islami dari bawah sampai maju seperti sekarang. Beliau berkata, semuanya untuk dakwah.

Setelah mendengarkan tuturan kata dari beliau, kami dibawa keliling rumah sakit. Taukah kawan? Untuk pasien yang susah pergi wudhu ke toilet, rumah sakit ini menyediakan sprai dan debu tayamum. Sangat membantu sekali bukan? Dan banyak lagi program-program dari rumah sakit ini yang menarik. Mungkin teman-teman bisa buka webnya kalau mau tau lebih banyak.

Oiya,, delegasi dari UIN pulang.. ketua delegasi beserta teman-temannya sudah tidak bisa lagi menjadi tumbal kami. Hehe

Malamnya, delegasi dari UMJ dan UNAND dinner dengan Ayah..

Terlihat antusias sekali mereka bertanya ke ayah dan mendengarkan tutur kata beliau. Aku ngantuk. Mungkin karena terlalu sering mendengar penuturan seperti itu dari ayah dan kupikir tinggal action, menjalankan apa-apa yang seharusnya kukerjakan sebagai seorang pelajar dan da’i.


Selasa, 2 nov 2010

Delegasi Unand, (kecuali bg Aan dan bg Luki) bersama delegasi UMJ dan ibu” akbid, melakukan perjalanan ke Genting Highland bersama seorang guide dari Indonesia. Kami sangat menikmati perjalanan ini. “Bebas” kata mereka. :D

Sesampainya di Genting, brrr… dingin banget. Suhu di sana 19 derajat celcius.
Pertama sekali, kami ke snow world. Dingin banget, -7 derajat celcius. Serasa di eropa dah..

Next.. kami kepingin naik sky way. Ternyata, sky way tidak beroperasi. Penonton kecewa.

Setelah itu kami makan siang dan pulang.


Perpisahan pun terjadi. Sedih rasanya berpisah dengan mereka yang luar biasa.

Sangat banyak cerita dibalik ceritaku di blog ini kawan. Hanya delegasi yang tau. Afwan.

Semoga bermanfaat.^^


Senin, 18 Oktober 2010

Uhibbukifillah

Dewasalah saudariku..
Jangan biarkan beribu alasan itu menghentikan langkahmu.

Ku tau,
sangat tau,
jalan yang kita lalui ini tidaklah mudah.
penuuh..lika-liku.

Namun saudariku,,
kau harus tau..

InsyaAllah,
ku kan selalu bersedia membantu
dalam suka maupun dukaku..

Walau dengan keterbatasanku yang kau tau.

-A.M-

Sabtu, 07 Agustus 2010

discuss yuk tentang puasa!

1 menit.. 2 menit..

siing krik krik krik!

akhir" ini slaluu aja buntu kalo udah buka blog.
mau ngepost, takut tulisannya jelek. huff '--

hmm,, berhubung bentar lagi mau puasa.. kita diskusi tentang hal" yang berkaitan dengan puasa aja kali yaa..

oke.
coba tebak, pasien di rumah sakit yang diinfus bisa dibilang puasa atau gak?

ayoo.. tebak..

puasa?

gak?

puasa?

gak?

puasa!!!!

yes. excellent!

kenapa bisa begitu?
yaiyalah.. wong dia gak makan dan minum.

tapi kan dia dapat makanan dari cairan infus itu?

hmm,, bingung gak?

gausah bingung.. mari kita bahas lebih lanjut tentang ini.

puasa = tidak boleh memasukkan makanan / minuman dari mulut.

jadi ya sah-sah aja dong ya,, pasien di rumah sakit itu puasa sambil make infus.

tapi kan jadinya dia gak hipoglikemi kayak kita yang puasa ini? kalo gitu boleh dong.. kita yang gak sakit ini masukin cairan dextrose atau apalah biar ga hipoglikemi pas lagi puasa?
nah lo? bingung lagi kan?

menurut fifah, pasien itu dikasi infus karena banyak sebab. kalo dilepasin infusnya mungkin bisa menimbulkan mudharat yang besar sehingga mengganggu ibadah puasa.
Allah kan juga menyuruh kita supaya mashlahat yang didapat harus pasti lebih banyak dari mudharatnya, jadi ya sah" aja dong ya..

nah kalo kita yang insyaAllah sehat wal afiat ini? gak tau deh hukumnya kayak gimana. mungkin sobat bisa sharing pendapat?

Jumat, 09 Juli 2010

special for cno8

ntah kenapa 2 hari ini keinget lo semua dan alhasil, jadilah video ini.

maap ya gambarnya kurang jelas, gw compress biar cepet ngaploadnya.

maap juga ya kalo ada yang kurang berkenan di hati.
miss you all guys. :(

Selasa, 06 Juli 2010

...


Kini hatiku terasa gundah tak tentu arah
Apakah karena ibadahku yang mulai goyah?

Diriku kini,
hanya sesekali menghadapkan muka kepada sang Ilahi

Dhuhaku..
Tahajudku..
Seakan terbenam dalam kesibukanku yang memakan waktu

Dan lidahku kini,
Seakan tertatih melafadzkan firman sang Ilahi

Tilawahku..
Tahfidzku..
Seakan terus memakan waktu belajarku

Hah !!!
Ingin rasanya aku berteriak
Melepaskan semua yang berkecamuk di dalam hati
Apa yang telah terjadi pada diri ini?
Mengapa sangat sulit mendapatkan nikmat iman itu lagi?


Ya Rabb..
Limpahkanlah selalu hidayah-Mu kepadaku..
Hingga ajal menjemputku dalam keadaan syahid di jalan-Mu..

Amin Ya Rabbal 'Alamiin

Jumat, 11 Juni 2010

blok baru, semangat baru!

wah.. tau gak sahabat, bentar lagi fifah punya junior di FK. hmm,, gak berasa ya bentar lagi udah blok 6 aja. hehe. *kata" basi.
hmm,,
blok baru.. semangat baru!!

Ya Allah.. semoga tutor kali ini bener" ngegenjot buat rajin belajar..
jangan biarkan hamba terlena dengan kegiatan" yang dapat menyurutkan semangat belajar. akan tetapi, jadikan kegiatan" yang kami ikuti itu semakin menambah semangat kami dalam menuntut ilmu di jalanMu. Amin.

okay,, buat temen" DORLAND..
tetep semangat ya.. DC kita cuma tinggal ngitung hari.
dengan jadwal blok 6 yang padet ini,, keep ur spirit! don't ever give up. okeoke! ^_^

weekend seruu.. !


Who should I give my love to?
My respect and my honor to
Who should I pay good mind to?
After Allah
And Rasulullah

Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father

Cause who used to hold you
And clean you and clothes you
Who used to feed you?
And always be with you
When you were sick
Stay up all night
Holding you tight
That?s right no other
My mother


Sahabat, ibu adalah sosok yang luar biasa.
Diwaktu kecil, beliau tahan menerima kelakuan kita yang bandelnya na'uzubillah.. pasti ngerasain capek yang tak terhingga dalam merawat dan mendidik kita.
beranjak dewasa, hati dan pikiran beliau lah yang capek dan lelah melihat pergaulan kita, masa depan kita, dan banyak sekali hal-hal yang buat hati ibu resah.

eiya.. jadi inget materi tashkif minggu kemaren.
yang intinya, kita gak boleh ngomong perkataan latah kepada ibu. (ex: ah, cih, ih, duh, haa)dan apapun itu, termasuk kata "ondeh.." hhe.
baru tau kan?
iya,, fifah juga baru tau minggu kemaren.

walaupun udah biasa bahasa itu dilontarkan, jangan lagi dijadikan kebiasaan..
sesuatu itu jadi kebiasaan ketika biasa dilakukan.. *yaiyalah.

so,, mari kita berkata santun dan baik kepada ibu dan ayah.
oke okeh?
oke dong.. ^_^

besok ayah mau ke bukittinggi.. ibu juga..
fifah juga.. walau cuma 1 hari, tapapa lah. *serasa jadi anak emas. (buat bg razi, khalid, nurul, jangan iri yaa.. ^_*)

Senin, 10 Mei 2010

kenalan yuk! ^^

Bingung ni mau mulai dari mana. hmm,, bismillah.

Pada tanggal 4 november 1991, lahirlah seorang anak yang dinanti-nanti oleh kedua orang tuanya. Setelah mencari-cari nama untuk anak ini dengan susah payah, akhirnya anak ini diberi nama Afifah Muthmainnah. Ya, fifah tumbuh di keluarga yang alhamdulillah islam banget. Ayah dan ibu selalu mengajarkan tentang islam dari kecil. Ayah lulusan FK UNAND dan termasuk pengurus FSKI sepertinya. *kurang pasti juga, yang pastinya, pas ayah nganterin fifah ke fk unand, ayah sambil nunjuk mesjid dawa'ul ilmi bilang kalo beliau dulu berorganisasi disitu. Ayah mulai tarbiyah juga dari sini. Kurang pasti juga ni ayah ibu nikahnya kapan, soalnya pas ayah PTT di muara labuh, fifah udah play group. Ya, pokoknya kaya gitu, fifah tumbuh dan berkembang dari orang tua yang udah tarbiyah.

kalo mau tau riwayat pendidikan fifah pasti pada bosen, soalnya fifah pindah" sekolahnya. gapapa ya,, baca aja. :)

SD : kelas 1 di Adzkia padang, pindah ke kelantan (malaysia, karna ayah ngambil S2 di USM sana) dan alhasil karna umur fifah saat itu masih 7 tahun, ulang lagi deh kelas 1 di sekolah kebangsaan Sri Aman. tidak lama, hanya sampai kelas 2 sd, fifah bg razi dan khalid di pindahkan ke bukittinggi *tinggal sama nenek. ayah dan ibu tetap di malaysia. Dari sini, fifah baru ngerasain gimana rasanya jauh dari orang tua. ga enak bangeeet. kelas 3 dan 4 sd fifah sekolah di SD 11 bukit apit puhun. Kelas 5, ayah dan ibu balik ke padang. Ayah suruh kita pindah ke padang dan alhasil fifah pindah ke SDIT Sabbihisma. hanya setahun disitu, kami sekeluarga pindah lagi ke malaysia tapi sekarang di Kuala Lumpur. Ayah ngambil S3 di UKM dan alhasil lagi kelas 6 fifah di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK). oke. selesai untuk SD. ^_^

SMP: ini ga panjang" amat kok. fifah cuma di 1 tempat dalam waktu 3 tahun smp. gatau dari mana asal usulan ini, ibu tiba" nawarin masuk pesantren. oke. fifah terima. *anak yang baik.
selama smp fifah dikurung di Pesantren Terpadu Serambi Mekkah (padang panjang). hehe. lebay. Di sini fifah dapet banyak banget pengalaman hidup. :)

SMA: karena ibu dan ayah juga tidak kuat berpisah dengan anaknya yang sangat ngangenin ini,, alhasil fifah di pindahkan lagi ke malaysia. tentunya di SMA Sekolah indonesia kuala lumpur lagi. ketemu temen" lama. hehe
Ga lama, naik kelas 2, fifah sekeluarga pindah lagi dan lagi ke Jakarta. 1 tahun kita nyewa rumah. dan kelas 3 beli rumah di depok dan ayah balik lagi ke KL untuk lanjutin kerja disana. fifah sekolah di SMAIT Nurul fikri. SMA yang sangat dan teramat fifah cintai, yang buat fifah rajin blajar dan mengenal arti cita-cita. thanks NF. ^_^

okay.. sekarang fifah kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. walaupun cita" fifah kuliah di FKUI, tapi fifah sangat dan teramat sangat bersyukur berada disini.

Mulai dari sini, fifah dapat merasakan dan mengerti apa yang ayah dan ibu lakukan buat kami sekeluarga. rasa itu,, baru muncul sekarang. fifah yang dulunya agak 'ammah, sekarang insyaallah akan selalu berada di jalan ini. jalan dakwah yang berliku dan banyak durinya. Bismillah..

ayah.. walaupun ayah jauh di Malaysia sana, fifah tau, ayah selalu mendoakan anak ayah ini disini..

ibu.. walaupun ibu di depok sendiri, jarang di temani ayah yang berjihad di sana, fifah tau.. ibu juga selalu mendoakan fifah, bg razi, khalid dan nurul menjadi anak yang ibu idamkan.

maaf ayah, ibu, fifah telat menemukan jalan ini,
doakan anakmu ini agar isiqomah.
doamu sangat berarti ayah.. ibu..

T_T

okeh. selesai bersedih ria. semangat ya fifah..
fighting! ^^

Bismillah.. Allahuakbar!!
Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "